JAKARTA, KOMPAS.com - Di bawah terik siang Jakarta, seorang pria tua berjalan pelan menyusuri trotoar sambil memanggul tas berisi tang, obeng, kawat, dan potongan besi kecil.
Langkahnya tak lagi tegap. Punggungnya sedikit membungkuk. Namun, setiap kali melihat payung rusak di tangan seseorang, matanya masih sigap.
Baca Selengkapnya